AntiQue Batik Melestarikan Budaya Bangsa

AntiQue Batik Melestarikan Budaya Bangsa

Loveusaha – “Berawal kecintaan dengan kain batik dan mama yang kuliah di Yogyakarta dimana setiap beliau pulang selalu membawa kain batik, akhirnya dalam diri muncul keinginan untuk memiliki usaha kain batik,”ujar Trya Febianie pemilik AntiQue Batik.

Hal ini juga didukung dengan kota Malang sebagai kota wisata yang memiliki banyak ikon wisata yang pas dijadikan motif kain batik. Produk AntiQue Batik sendiri memang memiliki berbagai macam motif seperti motif bunga teratai, tugu, singa, dele kecer, tempe, topeng Malangan, dan beberapa motif lain.

Motif tersebut merupakan ikon dari kota Malang sendiri. AntiQue Batik sendiri dipilih karena motif yang digunakan memang unik dan antik.

Selain untuk berwirausaha, tujuan dari adanya AntiQue Batik ini adalah untuk melestarikan budaya yang ada dan juga memperkenalkan Malang kepada dunia. Saat ini AntiQue Batik sudah membuka dua butik yakni berada di Jl. Pekalongan no 8 dan Jl. Ciujung no 14 Malang.

AntiQue Batik selalu rajin mengikuti pameran yang selalu diadakan oleh pemerintah kota Malang dan Batu. Untuk pemasarannya sendiri AntiQue Batik juga menggunakan media online seperi instagram.

Bahkan produk AntiQue Batik sudah banyak dikenal di Eropa, Afrika, Singapura, Malaysia, dan beberapa Negara ASEAN lainnya. Kedepannya semoga AntiQue Batik yang asli Malang ini bisa lebih mendunia tak kalah dengan batik Yogja, Cirebon, dan lainnya. (ary)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*