Bakso President Berawal dari Berjualan Keliling Kampung

bakso president
Foto ; Bakso President (doc.Instagram)

LoveusahaSemua kalangan dari anak-anak hingga orang dewasa, pasti menyukai makanan yang satu ini. Bakso memang jadi salah satu makanan favorit di kota Malang. Bahkan salah satu kolega loveusaha dari luar kota pernah bilang, “Belum lengkap rasanya datang ke Malang, kalau tidak makan bakso.”

Dan jika ditanya mau beli bakso dimana, rata – rata jawabannya bakso President saja. Depot bakso President memang terkenal baik di dalam maupun luar kota Malang.

Bakso President dirintis oleh abah Sugito sejak tahun 1977. Tidak langsung membuka depot tapi beliau berjuang mendorong gerobak, menjajakan bakso dari satu kampung ke kampung yang lain. Baru di tahun 1982 abah Sugito mendirikan sebuah warung sederhana.

Warung itu diberi nama warung presiden, terinspirasi dari nama bioskop di malang, bioskop presiden. Sampai bioskop itu dipugar menjadi pusat perbelanjaan mitra 2, di tahun 1990. Abah sugito tetap memakai namanya agar warung mudah diingat oleh pembeli.

Semakin lama warung bakso President semakin berkembang pesat, karena rasa bakso yang enak dan menggunakan bahan berkualitas pilihan. Sehingga banyak orang datang ingin meminta resep bakso abah Sugito. Hal itu membuat abah Sugito mendaftarkan hak merk baksonya ke dirjen HAKI tahun 1994.

Berkat ketekunan dan kerja keras abah Sugito, kini depot bakso President sudah memiliki banyak cabang baik di dalam maupun luar kota. Harga bakso juga cukup terjangkau, berkisar antara 12k hingga 28k per porsi.

Dan ada hal unik yang dapat kita rasakan ketika makan bakso di depot ini. Makan di depan rel kereta api, merasakan getaran bantalan rel dan alunan suara kereta api yang lewat pasti membawa kenangan tersendiri. (sti)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*