Bermula dari Calo Tiket hingga Miliki Penerbangan Sendiri

rusdi kirana

Loveusaha – Siapa yang tidak mengenal maskapai penerbangan Indonesia yang memiliki slogan “We Make People Fly”. Maskapai penerbangan yang didirikan oleh Rusdi Kirana, laki-laki kelahiran 1963 ini berhasil membuat Lion Air menjadi penguasa segmen pasar penerbangan nomor satu di Asia, pasalnya Rusdi berhasil membuat Lion memiliki jumlah penumpang lebih dari 600.000 dalam sebulan.

Pria yang kini terjun dalam bidang politik pada saat itu kesulitan mendapatkan izin pembuatan penerbangan. Rusdi sendiri tidak memiliki riwayat pendidikan di bidang penerbangan, sehingga cukup menyulitkan dirinya saat akan mendirikan Lion Air.

Baca juga : https://www.loveusaha.com/berita/semangat-bos-coklat-klasik-dari-satu-booth-hingga-puluhan-booth/

Mulanya Rusdi menyambung hidup dengan menjadi calo tiket di Bandara Soekarno Hatta. Sembari kuliah dia menjadi agen penjual tiket illegal, meski begitu, selepas lulus dari Universitas Pancasila, Rusdi bersama adik kandungnya mendirikan agen perjalanan yang dinamai Lion Tour.

Sekitar tahun 1990-an, tour travel yang dimilikinya kebanjiran penumpang hingga mencapai 300 orang, karena seringnya Rusdi bolak-balik menjemput dan mengantarkan penumpang baik dari maupun ke Bandara Soekarno Hatta, Rusdi pun banyak dikenal para petinggi di Bandara tersebut.

Saat krisis moneter di tahun 1998 terjadi, Rusdi yang memiliki cukup modal dari hasil tabungannya saat menjalankan bisnis Lion Tour, melihat celah usaha untuk membeli sebuah pesawat yang memungkinkan setiap manusia dapat terbang dengan biaya yang murah.

Rusdi berhasil mengambil peluang saat ekonomi Indonesia sedang terpuruk. Berkat keuletan dan kegigihannya itu, dalam kurun waktu 6 tahun, Lion Air sudah memiliki 24 pesawat.

Dari modal 150 juta, di tahun 2004 Lion mampu menempati posisi nomor 2 setelah Garuda Indonesia dilihat dari jumlah penumpang yang telah diangkut. Rusdi berkata bahwa tidak ada yang bisa mengalahkan niat, kegigihan dan keuletan untuk bisa sampai di titik tersebut. (n2)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*