Bisnis Mudah Prospeknya Cerah, Usaha Permak Pakaian

Foto : Ilustrasi permak pakaian

LoveusahaPakaian adalah salah satu kebutuhan pokok kita. Tapi banyak pengusaha jasa pembuat baju mengeluh sepi orderan, karena pelanggan lebih tertarik membeli pakaian jadi, tidak lain alasannya pastilah harga yang lebih murah.

Untuk membuat dapurnya tetap mengepul, para pengusaha tailor harus jeli membaca peluang. Seperti yang dilakukan Bu Sumini, awalnya dia penjahit baju pesanan, mulai dari baju pengantin, seragam dan lain sebagainya.

Dia berpikir baju yang dijual di toko memang harganya lebih murah, tapi kualitasnya tidak sebagus jahitan tailor.

Kadang ada beberapa bagian yang sobek, atau susah mencari ukuran yang pas. Itulah yang membuat idenya membuka usaha permak pakaian muncul.

Awalnya usaha baru ini hanya ditawarkan pada tetangga di sekitar rumahnya, semua antusias. Ada yang minta dipendekkan lengan kemejanya, dipendekkan celana, mengecilkan baju, mengganti resleting, merapikan keliman dan lain-lain.

Tarif yang dikenakan pada pelanggan tidak mahal, hanya berkisar 5 ribu – 20 ribu rupiah saja. Omset yang didapat antara 50 ribu -100 ribu rupiah per hari.

Kini dia mempromosikan usahanya lewat WA dan facebook, sehingga lebih banyak pelanggan yang menggunakan jasanya. Omsetnya makin meningkat, bisa membeli mesin jahit tambahan dan memiliki pegawai yang membantunya.

Bahkan sekarang usahanya berkembang, tidak hanya permak pakaian, tapi juga permak tas dan dompet. Pepatah mengatakan, dimana ada kemauan, disitu ada jalan. (san)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*