Cara Membuat Kue Putu Isi Gula Merah

Foto : Varian kue putu

Loveusaha – Indonesia memiliki jajanan pasar yang khas dari segi pembuatan, rasa dan bentuk. Kue putu adalah jawabannya.

Kue putu merupakan kue berbahan dasar tepung dan memasaknya menggunakan bambu. Suara yang dikeluarkan saat memasak juga menjadi ciri khas kue putu ini, berbunyi nyaring dan panjang.

Saat ini sudah cukup langkah penjual kue putu, maka dari itu banyak yang merindukan makanan khas ini.

Oleh karena itu mari kita lestarikan budaya bangsa salah satunya melalui kuliner. Karena saat ini kue putu sudah mulai langkah, mari kita membuatnya sendiri di rumah agar bisa dinikmati bersama keluarga.

Berikut adalah resepnya :

BAHAN

  • 800 gram tepung beras
  • Air (secukupnya)
  • 6 lembar daun pandan
  • Garam (secukupnya)
  • 250 gram gula Jawa (disiair)
  • Parutan kelapa (dikukus, secukupnya)

CARA MENGOLAH

  • Rebus air dengan garam dan daun pandan hingga mendidih. Angkat dan biarkan hingga hangat.
  • Masukkan tepung beras kedalam wadah, memasukkan rusa hitam dan sedikit demi sedikit dengan diaduk menggunakan tangan hingga merata.
  • Saring adonan tersebut secara berlarutt menggunakan saringan kasar tersebut hingga menjadi halus.
  • Alasi potongan bambu dengan daun pisang atau daun pandan. Masukkan adonan kedalam cetakan bambu.
  • Lubangi bagian tengah adonan kemudian masukkan irisan gula jawa secukupnya.
  • Tambahi dengan adonan tepung beras hingga penuh dan merata.
  • Siapkan panci pengukus.
  • Letak cetakan yang sudah berisi adonan dengan posisi berdiri dan berada diatas lubang kukusan.
  • Kukus sekitar 10 menit atau hingga matang.
  • Angkat dan keluarkan kue dari cetakan.
  • Sajikan di atas piring dan ditaburi parutan.
  • Kue putu siap dihidangkan.

Cukup rumit tapi menyenangkan bukan proses pemasakannya? Selain berisikan gula jawa, mungkin sahabat kuliner menginginkan isi yang lain.

Kue putu bisa berisikan inovasi lain seperti keju, coklat atau yang lainnya sesuai dengan selera penikmatnya. Jika sahabat kuliner berhasil mengolahnya maka sahabat kuliner bisa menjadikannya sebagai ladang bisnis dengan mengangkat makanan tradisional berkelas modern. (rl)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*