Geliat Usaha Sambel Uleg yang Masih Terkendala Modal

Foto : Varian sambel uleg

Loveusaha Bagi sebagian besar orang rasanya tak enak jika makan tanpa sambal terlebih jika sambelnya langsung diuleg. Sensasi pedas cabe ditambah ramuan bumbu pelengkap menjadikan makan makin nikmat dan menambah nafsu makan.

Fakta tersebut menjadikan peluang bisnis yang menjanjikan karena sekalipun hanya sebagai pendamping makanan, jika digarap dengan tepat, bisnis sambal bisa memberi keuntungan besar bagi pembuatnya.

Hal itulah yang telah berhasil dibuktikan oleh Catherine Setiawati yang menekuni bisnis sambel uleg ‘Ibu Catherine” sejak tahun 2015 silam.

Usaha sambel ulegnya dimulai ketika Catherina membuka usaha kuliner yang melayani penjualan berbagai masakan siap santap.

Sambil menekuni bisnis kulinernya tersebut dirinya membuat usaha sambel uleg yang dikemas dalam kemasan botol 150 gram.

Meski saat ini beredar sangat banyak sambal uleg kemasan berbagai varian dan rasa dari seluruh tanah air, namun keberadaan sambel uleg “Ibu Catherine” tetap memiliki pasar tersendiri di hati penggemarnya, karena tidak semua orang bisa membuat sambal yang enak.

Ada banyak varian sambal uleg “Ibu Catherine” yang bisa Anda coba antara lain Sambal Ulek Guja, Sambal Ulek Terasi, Sambal Ulek Bajak, Sambal Ulek Tanpa Biji, Sambal Ulek Cabe Hijau, Sambal Ulek Bawang, Sambal Ulek Pete (Ada pete di dalamnya), Sambal Ulek Super Hot (porsi lombok 2 kali lipat), Sambal Ulek Ikan Teri (Ada ikan teri di dalamnya), Sambal Ulek Seafood (Ada cumi dan udang di dalamnya), Sambal Ulek Udang (Ada udang di dalamnya), Sambal Ulek Ayam (Ada daging ayam di dalamnya), Sambal Ulek Sapi (Ada daging sapi di dalamnya), dan Sambal Ulek Pencit (Ada mangga muda di dalamnya)

Menurutnya ada banyak perbedaan antara sambel buatannya dengan sambel yang banyak beredar di pasaran.

“ Sambel uleg buatan saya terbuat dari cabe segar alami dan tanpa bahan kimia tambahan yang pedasnya dijamin mak nyoos, sambelnya langsung diuleg bukan dengan mesin dan meskipun dimakan tanpa lauk lagi sudah ada daging di dalamnya sehingga bisa langsung dimakan bersama hanya dengan nasi saja,” terangnya.

Ditambahkannya sambelnya juga terjamin mutunya karena homemade dan bebas tambahan msg serta essence berbahaya sehingga lebih sehat dengan kemasan segel dobel untuk mencegah kebocoran saat pengiriman jarak yang jauh.

“Untuk area Malang dan sekitarnya kami menerima pesanan melalui Gojek, Grab dll, tapi janjian dulu ya,” tambahnya.

Kini menginjak empat tahun usahanya Catherine telah memasarkan sambel ulegnya secara online di beberapa marketplace yang ada di Indonesia.

Bagi Anda warga kota Malang dan sekitarnya yang ingin mencoba sambel uleg buatan Ibu Catherine Anda bisa berkunjung ke alamat usahanya di Jalan Danau Towuti 4 blok G 5E no 23 Sawojajar  kota Malang atau mengunjungi link facebooknya di “sambal uleg Bu Catherine”.

Nah bagi anda warga diluar kota Malang selain membeli secara online Anda juga bisa membeli sambel uleg Ibu Catherine di toko oleh-oleh yang ada di kota Malang.

Kini, dibantu seorang karyawan Catherine senang dan bangga sambel buatannya diterima baik oleh masyarakat.” Meski belum mengukir prestasi yang wah, saya senang sudah banyak konsumen yang mengenal sambel uleg buatan saya, meski kadang sedih pas banyak orderan dari konsumen banyak pas modalnya kurang, namun saya bersyukur tetap maju terus dan usaha saya makin laris,” tutupnya. (dna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*