Jejak Sejarah di Museum Nahdatul Ulama

museum NU
Foto : Suasana di dalam Museum NU

Loveusaha – Museum Nahdatul Ulama diresmikan oleh KH Abdurachman Wahid tanggal 28 November 2004, pada acara peringatan muktamar NU yang ke 31, di Boyolali.

Beralamat di Jl Gayungsari Timur no 35 kota Surabaya. Luas bangunannya kurang lebih 900 m2. Dibangun dengan arsitektur gaya Mediterania, kubah warna hijau kebanggaannya membuat museum ini semakin elegan.

Di museum ini terdapat berbagai macam koleksi bersejarah antara lain, akta pendirian NU yaitu tanggal 31 Januari 1926, ada juga dampar atau meja kecil yang digunakan untuk menandatangani akte itu.

Yang tidak kalah penting, terdapat dokumen anggaran dasar berdirinya NU, yang dibuat oleh KH Hasyim Asyari. Museum juga menyimpan dokumen surat-surat koperasi NU tahun 1918 dan foto-foto sekolah Nahdatul Wathon di Jl Kawatan Surabaya. Juga gedung Taswhirul afkar yang berdiri tahun 1916, dua hal ini merupakan embrio berdirinya NU.

Terdapat juga karya ilmiah tentang NU yang ditulis oleh para akademisi dan tokoh ulama NU. Dokumen penelitian tentang NU baik dari dalam maupun luar negeri juga ada disini.

Bahkan sutradara film Raka Prijanto juga datang ke museum ini untuk mempelajari dokumen-dokumen sejarah, sebelum membuat film berjudul “Sang Kiai”

Di museum ini terdapat perpustakaan, ruang meeting dan galeri pameran produk warga NU, berupa kerajinan tangan dan produk tekstil. Museum ini buka setiap hari dari pukul 09.00-16.00 dan tidak dipungut biaya.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*