Kolaborasi Loveusaha,Cilok Pedhet, Kopling dan Teman Difabel

cilok
Foto : Launching Cilok Pedhet & KOPLING

LoveusahaBertempat di kampus 2 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dalam acara seminar Business Road Map (BRM), ada peluncuran produk usaha baru, yang diberi nama cilok Pedhet dan KOPLING.

Erick pemilik usaha Cilok Pedhet mengatakan, sebelum membuat cilok, di tahun 2009 dia membuat bakso pedhet dan laris terjual di kafe-kafe.

Tahun ini Erick  kembali melakukan sebuah inovasi untuk mengembangkan usahanya, yaitu dengan membuat cilok. Yang membedakan cilok pedhet dengan yang lainnya, cilok ini menggunakan daging sapi murni untuk bahannya.

Dan untuk varian isinya, ada cilok isi hati dan isi telor puyuh.  Tidak seperti cilok pada umumnya yang menggunakan daging ayam.

Ada juga varian lainnya, seperti bakso rasa udang, rasa ikan tuna dan ikan kakap merah. Dan Erick menggunakan ikan yang segar, agar kualitas bakso dan ciloknya tetap terjaga.

Sedangkan KOPLING ( kopi keliling ) digagas oleh Ucil, yang di tahun 2012 mampu melebarkan sayap usahanya dengan meluncurkan prodak kopi yang diberi nama “Oyi Tok coffee”.

Ada hal yang patut diacungi jempol dari usaha kopi keliling dan cilok pedhet ini. Berawal dari obrolan loveusaha, erick dan Ucil dengan beberapa teman di komunitas DMI (Difabel Motorcycle Indonesia) Malang.

Nantinya akan memberikan modal agar teman-teman disabilitas bisa berkarya dan mandiri. Awalnya teman – teman disabilitas akan diberikan modal berupa cilok dan kopi. Dan selanjutnya hanya perlu berjualan keliling menggunakan motor roda tiganya.

Untuk yang tidak ingin keliling, bisa berjualan di depan ALFAMART dan INDOMART. Sampai saat ini sudah ada sepuluh tempat yang mau diajak kerja sama.

Selain dagangan, Ucil bekerja sama dengan pak Jhon ketua FOM (Federasi Otomotif Malang), akan membuatkan obrok potable yang disesuaikan dengan keadaan disabilitas dan motor roda tiga milik teman-teman. Sehingga nantinya tidak perlu turun dari motor saat melayani pembeli.

Nantinya konsep berjualan akan berbeda. Kalau biasanya Anda menikmati secangkir kopi di kafe atau warung, dengan adanya kopi keliling anda bisa merasakan menikmati kopi di pinggir jalan. Dan penjual yang akan mendatangi pembeli.

Untuk harga seporsi cilok hanya dibandrol 5k saja, sedangkan segelas kopinya dihargai 6k. Bagi anda yang ingin menikmati makanan dan minuman ini, tidak perlu khawatir kehalalan dan kesehatannya. Karena sudah mendapatkan setifikat dari MUI serta ijin PIRT dari BPOM. (san)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*