Kripik Menjes Kahuripan Camilan Bupati dan Presiden

kripik menjes kahuripan

LoveusahaKetika anda mendengar kata menjes, mungkin anda akan ingat jenis gorengan yang hampir mirip dengan tempe.

Menjes memang kerap diolah dengan cara dibuat gorengan. Menjes sendiri sejenis tempe, namun yang beda adalah bahan bakunya.

Menjes terbuat dari ampas tahu yang dicampur dengan kopra atau kelapa kering yang difermentasikan seperti halnya tempe. Nah bagaimana jadinya jika menjes yang biasanya diolah menjadi gorengan lantas diolah menjadi kripik ?

Wah sungguh unik bukan ? Nah inilah produk unggulan dari Kripik Menjes “KAHURIPAN”. Kripik ini memang berbeda dari kripik kebanyakan.

Baca juga : https://www.loveusaha.com/jendela-usaha/usaha-martabak-usus-yang-bertahan-puluhan-tahun/

Sang pemilik yang bernama Ibu Muarifatul Jannah sendiri sengaja memilih bahan menjes karena belum ada keripik dari bahan menjes.

Selain itu menjes sendiri memang banyak mengandung serat yang sangat baik untuk pencernaan manusia. Akhirnya tercipatalah Kripik Menjes “KAHURIPAN” yang diproduksi oleh UD. FIRMAN SK.

Usaha ini didirikan oleh ibu Jannah yang bekerja sama dengan saudaranya pada 09 January 2004 dan mampu bertahan hingga sekarang ini.

Juga menjadi kebanggan tersendiri bagi Kripik Menjes “KAHURIPAN” karena Bupati Malang yang terdahulu, Bapak Sujud Pribadi sangat menyukai Kripik Menjes “KAHURIPAN”, bahkan beliau sempat mengatakan bahwa Kripik Menjes “KAHURIPAN” mirip dengan kripik Paru.

Kripik Menjes “KAHURIPAN” sempat mendapatkan julukan Kripik Paru Jowo. Dan bahkan pada tahun 2008 pernah ketika Bapak SBY beserta istri yang saat itu melakukan kunjungan ke Malang juga sempat mencoba Kripik Menjes “KAHURIPAN”.

Mereka pun tertarik dan menyukai Kripik Menjes “KAHURIPAN” ini. Yang lebih membahagiakan lagi Ibu Any Yudoyono dan rombongan juga membawa Kripik Menjes “KAHURIPAN” untuk dijadikan oleh – oleh.

Sang pemilik berharap kedepannya agar Kripik Menjes “KAHURIPAN” bisa semakin jaya dan UD FIRMAN SK bisa semakin besar dan sukses. (as)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*