Kualitas dan Rasa Navy Egg Roll Berani Diadu

navy egg roll
navy egg roll

Loveusaha Banyak orang mengira egg roll adalah nama lain dari kue semprong yang dulu banyak kita jumpai ketika Lebaran tiba, kue yang hampir disukai semua kalangan ini mungkin mulai susah dicari karena kini banyak digantikan oleh egg roll.

Padahal kedua kue ini memiliki bahan dan rasa yang berbeda terutama di bahan baku utamanya kalau egg roll menggunakan tepung terigu, kalau semprong menggunakan tepung beras.

Rasanya? Tergantung lidah penikmatnya tentunya, ada yang suka kue tradisional semprong ada yang suka egg roll sebagai versi modernnya.

Saat ini banyak pebisnis menengah yang memasarkan egg roll dalam berbagai merk seperti Serena dan Monde, namun nyatanya banyak juga industri berskala UMKM yang menggeluti bisnis egg roll.

Baca juga : https://www.loveusaha.com/berita/indahnya-motif-batik-tulis-kinosima-khas-singosari/

Salah satunya Navy Egg Roll yang produknya bisa banyak dijumpai di berbagai marketplace yang ada di Indonesia seperti Tokopedia, Bukalapak, Blanja dan lain lain.

Adalah Eka Sari Nurlitawati yang menginisiasi bisnis egg roll dengan brand Navy egg roll, dimulai sejak 2013 wanita asal kota Ngawi ini sukses memasarkan bisnisnya hingga sekarang.

“Dulu awalnya saya ingin punya bisnis terutama dari jenis makanan dan pilihan saya jatuh pada egg roll karena waktu ini pemainnya jarang dan masih sedikit, termasuk karena proses produksinya cenderung lama dan cukup rumit sehingga tidak banyak pemain yang bermain di usaha egg rool jadi persaingan tidak terlalu tinggi,” kata Eka Sari.

Navy Egg Roll memiliki tiga macam varian rasa yaitu original, waluh dan melon. Keunggulan produknya diakui Eka banyak diperoleh dari konsumennya karena rasanya tak kalah enak dibanding produk egg roll mahal lainnya seperti Serena dan Monde, namun harganya relatif terjangkau dan ramah kantong.

Untuk produksi sendiri Eka dibantu oleh tiga orang karyawan yang membantu dalam proses produksi, sementara pemasaran masih dengan online dan offline.

“Selain lokal Ngawi kami sudah menjangkau berbagai kota di Indonesia seperti Surabaya, Madiun, Solo, Jakarta, Palembang dan kota besar lainnya dengan total omzet perbulan kurang lebih 10 juta rupiah dimana jumlah ini meningkat ya dari tahun tahun awal berdiri,” katanya.                                                     

Saat ini Navy Eggrol telah mengantongi label halal dari MUI dan ijin PIRT nya sendiri sudah ada sejak awal berdiri di tahun 2013. Eka pun rajin mengikuti berbagai seminar dan pelatihan UMKM yang diadakan dinas terkait untuk menunjang usahanya.

Termasuk pameran dan bazar UMK yang sering diadakan di dalam dan luar kota Ngawi.” Seringnya masih seputar kota Ngawi dan kota-kota di wilayah Jawa Timur ya soalnya kita mempertimbangkan jarak juga kalau pelatihannya harus jauh dari sini,” jelasnya.

Baca juga : https://www.loveusaha.com/lifestyle/ragam-kuliner-timur-tengah-yang-sesuai-lidah-orang-indonesia/

Dirinya berharap kedepan produknya bisa makin maju pesat dan berkembang terus. Dalam pemasarannya Navy eggroll ini bekerjasama dengan toko oleh oleh dan toko makanan yang sistemnya konsinyasi sehingga jika produknya tidak habis harus dikembalikan atau retur.

“Harapan saya kedepan bisa bekerjasama dengan mitra usaha dengan sistem jual putus jadi ya bisa langsung bayar cash gitu karena sekarang kebanyakan kami kerjasama dengan rekanan masih konsinyasi.” (da)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*