Mantan Atlet Disabilitas, Monang Siagian Pengusaha Barbie House

monang siagian
Foto : Monang Siagian dan produknya

Loveusaha Musibah memang bisa datang ke siapa. Begitu juga dengan Monang Siagian yang saat kecil harus kehilangan kaki kirinya akibat kecelakaan kereta api.

Mantan atlet tenis disabilitas asal Medan ini mampu menghasilkan kerajinan rumah Barbie hingga diekspor ke negara tetangga.

Tak ingin berlarut dalam kesedihan, saat remaja Monang memutuskan untuk mengadu nasib di Jakarta. Hanya bermodalkan nekad dan menumpang truk ia bisa menuju Jakarta.

Sempat bekerja menjadi bellboy di salah satu tempat olahraga, Monang memanfaatkan waktu istirahatnya untuk berlatih tenis. Tak disangka ternyata hal itu mengantarkannya menjadi atlet tenis disabilitas. Tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, Monang juga meraih prestasi tingkat internasional.

Kenyang janji pemerintah untuk memberikan pekerjaan tetap, Monang banting setir menjadi pengrajin rumah boneka. Berbekal ilmu dari Inggris bagi para atletik yang nantinya akan pensiun inilah Monang mengaplikasikan ilmunya.

Bermodalkan 10 juta bisnis dimulai. Dibantu istri dan 6 karyawan lepasnya, Monang bisa menjalankan bisnis.

Bahan dasar pembuatan rumah Barbie ini mudah didapatkan di daerahnya. Hanya saja untuk ornamen pinggirannya harus didatangkan dari Pulau Jawa.

Harga produk ini sekitar Rp.900.000 tergantung dari ukuran dan tingkat kerumitan. Monang juga memproduksi perabotan rumah Barbie dan miniatur kendaraan. Untuk satu set produknya dijual hingga jutaan rupiah.

Kerajinan ini dipasarkan dengan cara jemput bola. Produksi Barbie House memiliki banyak pelanggan baik skala nasional maupun mancanegara. Pernah ada pesanan 10 unit dari China.

Kini Pak Monang tidak pernah absen untuk mengekspor ke negara tetangga seperti Malaysia. Semangat dan kerja keras Monang bisa dijadikan teladan. Disabilitas saja bisa berkarya, kenapa kita tidak.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*