MATOS Mengguncang Malang Dengan Linda Show II

linda show
Foto : Linda Show di MATOS

LoveusahaMall Malang Town Square (MATOS) memberikan wadah bagi penyandang disabilitas kota malang. ada sekitar 65 difabel menuangkan bakatnya di panggung Linda Show Jilid II.

Banyak sekali pusat perbelanjaan di malang, tetapi Matos sudah dua kali ini konsisten memberikan wadah bagi difabel untuk menampilkan seluruh bakatnya yang terpendam sekaligus memperingati hari disabilitas internasional. Di Linda Show Jilid II ini semua talentnya merupakan difabel.

Konvoi motor gede Harley Davidson dan motor roda tiga menjadi pembuka berlangsungnya acara Linda Show II. Arak- arakan ratusan motor ini berangkat dari start kantor Radar Malang dan berakhir di Matos. Penampilan yang disuguhkan sukses menimbulkan decak kagum seluruh pengunjung mall.

Banyak sekali yang disuguhkan mulai dari perkusi, puisi, menyanyi, lagu isyarat, fashion show, flash mob, pantomime, dan angklung. Uniknya lagi ada penampilan fashion show dari adik-adik down syndrome dan fashion show dewasa dari lintas difabel.

Untuk fashion show sendiri tidak segan-segan Matos langsung menggandeng Agung Soedir Putra. Pria yang akrab disapa panda sekaligus pemilik Color Model Inc ini bahkan tidak mampu berkata-kata ketika ditanyai perihal kesulitan ketika melatih difabel ini untuk catwalk. Panda hanya mampu berkata “Aku buatnya fun dan aku buat seneng” sembari menitihkan air mata.

Pada kesempatan ini juga pihak Matos memberikan kesempatan talk show sekaligus pemberian plakat penghargaan kepada difabel berprestasi seperti Yohana X Factor, Marquel Dwi Putranto, Arif IMB serta menghadirkan owner Kedai 27 Buger Buto, Mike Ragnar sebagai salah satu pengusaha difabel kota malang.

Acara yang sukses digelar ini tak luput dari dukungan istri walikota malang yaitu ibu Widyati Sutiaji yang sekaligus pada acara itu juga didapuk sebagai Ibunya Difabel kota malang. sontak acara ini membuat suasana mengharu biru.

Karena banjirnya antusias pengunjung hingga lukisan yang dibuat diatas panggung oleh pak Sadikin seorang pelukis tuna daksa ini ketika dilelang langsung mendapatkan pelelang dengan harga 10 juta rupiah.

Tak luput dari kemeriahan pengisi acara, pada kesempatan kali ini juga suasana lantai dasar (low grond) matos juga ramai dengan adanya sekitar 8 stand bazar yang digelar oleh pengusaha disabilitas di kota malang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*