Mengintip Wisata Sejarah Masjid Ampel

LoveusahaMasjid Ampel didirikan oleh Sunan Ampel pada tahun 1421, terletak di kelurahan Ampel kecamatan Semampir kota Surabaya Jawa Timur.

Luasnya 120x180m2 , dibangun dengan gaya arsitektur Jawa kuno dan bernuansa Arab islami, di belakang masjid terdapat komplek pemakaman sunan Ampel.

Zaman dahulu masjid ini digunakan sebagai tempat berkumpulnya wali dan ulama di Jawa Timur. Untuk mempelajari ajaran islam dan metode penyebarannya. Masjid ini dipugar sebanyak tiga kali, di tahun 1926, 1954 dan terakhir 1974.

Di masjid ini terdapat bangunan yang unik, terdapat lima gapura yang melambangkan rukun islam. Di halaman masjid terdapat menara yang tinggi dan terlihat megah. Keaslian menara ini masih terjaga, masih sama seperti saat pertama dibangun oleh sunan ampel.

Tiang penyangga yang berjumlah 16 juga belum pernah diganti sejak awal, terdapat kaligrafi yang terbuat dari kuningan, asli dari Majapahit.

Dan saat ini menjadi salah satu objek wisata religi, masjid ini dikelilingi oleh bangunan berasitektur Tiongkok dan Arab. Di samping kiri halaman masjid terdapat sebuah sumur, yang diyakini sebagai sumur bertuah, biasanya digunakan oleh yang meyakininya sebagai penguat janji.

Ada yang menarik di kawasan ini, yaitu keberadaan kampung Arab. Sebagaian besar ditempati oleh keturunan Arab, Yaman dan Cina, sudah menetap ratusan tahun untuk berdagang.

Suasana kehidupan perdagangan disini nyaris seperti di mekkah. Di bulan Ramadan masjid ampel dikunjungi oleh ribuan orang, baik yang ingin beribadah ataupun berziarah ke makam sunan Ampel, dan di malam-malam ganjil yang diyakini turunnya malam lailatul qodar, pengunjung masjid ini meningkat sepuluh kali lipat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*