Menjadi Pemuda Cerdas dan Inspiratif untuk Pendidikan Indonesia

ruangguru

Loveusaha – Kita tentu mengharapkan prestasi yang bagus dan gemilang, baik dalam segi akademik maupun non akademik. Seperti halnya pencapaian prestasi yang dimiliki salah satu mantan staf khusus presiden, Adamas Belva Syah Devara.

Pria kelahiran Jakarta 30 Mei 1990 ini pernah dinobatkan sebagai 30 pemuda tersukses di bidang kewirausahaan teknologi di bawah umur 30 se-Asia versi majalah Forbes.

Sejak kecil Belva sudah mencintai dunia pendidikan, kecintaannya itu membuat sulung tiga bersaudara ini banyak meraih prestasi. Hal tersebut didukung penuh oleh sang ibu. Tak tanggung-tanggung, les demi les berbagai macam bidang ia tekuni untuk dapat mengenyam pendidikan yang lebih tinggi lagi.

Belva yang saat itu mendapat kesempatan belajar di luar negeri bersama sahabatnya Iman Usman kesulitan mencari guru les untuk mendampingi mereka belajar.

Baca juga : https://www.loveusaha.com/berita/ide-gila-yang-ditertawakan-hingga-diterima-masyarakat/

Sejak saat itu terlintas dipikiran Belva untuk menciptakan terobosan baru agar setiap orang di seluruh Indonesia berkesempatan mendapatkan materi pelajaran yang sama rata dan dapat dijangkau siapa saja.

Tidak berhenti sampai di situ, setelah lulus dari Nanyang University Singapore, Belva banyak mendapat tawaran pekerjaan di luar negeri dengan gaji yang tinggi.

Namun, karena mimpinya untuk memajukan pendidikan di Indonesia belum tuntas, Belva kembali ke Indonesia dan mendirikan Ruangguru bersama sahabatnya Iman Usman.

Tepat pada tahun 2014 Ruangguru berdiri. Belva pun menjadi Direktur Utama Ruangguru. Misi Belva dalam mendirikan Ruangguru sebab ia tahu betul bahwa pendidikan merupakan hak setiap manusia. Oleh sebab itu, ia ingin setiap orang mampu mengenyam materi pelajaran yang unggul dan merata dengan biaya yang terjangkau.

Ruangguru terus dikembangkan oleh Belva dan Usman. Misinya dalam memajukan pendidikan di Indonesia melalui transformasi ilmu pengetahuan yang merata dan dapat dijangkau oleh siapa saja mendapat respon positif dari banyak pihak.

Hingga di tahun 2019 Belva bergabung menjadi staf khusus presiden yang khusus menangani bagian pendidikan dan kewirausahaan meski di bulan April 2020 lalu dirinya mengundurkan diri dari posisi tersebut dan memilih untuk terus mengembangkan Ruangguru. (n1)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*