Persembahan Disabilitas Untuk Kota Malang

Foto : Memperingati Hari Disabilitas Internasional

LoveusahaSiapa bilang disabilitas tidak bisa berkarya? Kota Malang menjadi saksi bisu disabilitas berkarya menuang segala kemampuan bakat yang dimiliki.

Yohana X Factor dari Soul Of The Song menjadi salah satu penggagas terselenggaranya acara yang bertajuk Pentas Seni dan Apresiasi Karya Difabel serta dibantu oleh Ken Kerta dari Lingkar Sosial Indonesia dan bekerjasama dengan Lintas Organisasi Disabilitas se-Malang Raya.

Acara ini diselenggarakan pada Minggu, 9 Desember 2018 berempat di Taman Krida Budaya Kota Malang untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional  yang diperingati setiap tanggal 3 Desember.

Acara ini begitu meriah dengan talent sebanyak 300 orang dari berbagai organisasi lintas difabel baik itu  Kabupaten dan Kota se-Malang Raya.

Pengisi acaranya pun juga sekelas professional seperti Yohana X Faktor , Arif IMB, Pak Sadikin, Marquel, Voice Of Malang, dan KIDNEP FLANELA.

Latar belakang terselenggaranya acara ini selain untuk merayakan Hari Disabilitas Internasional namun juga sebagai ajang pembuktian bahwa disabilitas memiliki banyak sekali talenta yang luar biasa.

Selain itu harapan terbesar adalah Kota Malang nantinya menjadi kota inklusif tanpa adanya diskriminasi.

Spesialnya lagi acara ini seluruh pembiayaannya dari swadaya masyarakat dengan cara menjual tiket donasi senilai Rp.5000 per lembarrnya dan sudah 5000 lembar tiket laris manis.

Bentuk seperti inilah yang menjadi pembeda karena jika biasanya bantuan dari donator itu seperti dari perusahaan atau perseorangan namun ini justru dari swadaya masyarakat.

Antusias masyaraka begitu besar hingga acara yang dimulai pukul 07.00 sampai  22.00 ini dihadiri sekitar 2500 lebih pengunjung. Di sana juga tersedia bazar yang menjual berbagai produk baik itu milik difabel atau non difabel.

Pada kesempatan ini juga yang ingin dibuktikan adalah bahwa disabilitas itu tidak butuh dikasihani, karena disabilitas itu bisa melakukan segala hal dan memiliki kemampuan yang tidak perlu diragukan karena sudah terbukti beberapa diantaranya sudah cukup terkenal baik itu skala nasional dan internasional.

Jika yang disabilitas saja mampu berkarya dan berkreasi, lantas bagaimana dengan yang non disabilitas? Mari kita buktikan dengan cara mendukung mereka serta secara perlahan mewujudkan Malang sebagai Kota Inklusi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*