Redanis yang Semakin Manis

redanis
Foto : Produk Redanis

Loveusaha – Berawal dari memiliki seorang Asisten Rumah Tangga yang sangat jago sekali memasak, akhirnya seorang wanita yang bernama Eny Astutik memiliki ide untuk membuka bisnis makanan.

Tapi ia sendiri masih bingung hendak berjualan makanan apa. Akhirnya pilihan jatuh pada sambal goreng, namun ia memilih sambal goreng yang belum ada di pasaran.

Nah akhirnya Eny memilih sambal goreng ikan teri gereh. Tanpa pikir panjang, setelah menyelesaikan tugasnya di sekolah akhirnya ia pun langsung pergi ke pasar Gadang dan membeli bahan yang akan ia gunakan nantinya.

Akhirnya pada hari minggu saat Eny libur, langsung ia dan emak (sebutan untuk asisten rumah tangga) mengeksekusi bahan tersebut.

Akhirnya jadilah sambal goreng ikan teri gereh yang gurih, pedas, dan juga manis. Nah, dari ketiga rasa tersebut produk ini Eny memberinya nama Redanis, yang merupakan singkatan dari guRih, pEDAs, dan maNIS.

Akhirnya setelah produk itu jadi, ia bungkus plastic kecil – kecil dan ia bagikan pada ibu – ibu di sekolah sebagai tester. Mereka akhirnya menyambut baik produk Redanis ini.

Akhirnya ia pun berani mengurus ijin P-IRT di Dinkes Malang. Saat mengurus ijin tersebut, pihak Dinkes mengatakan bahwa dalam satu kali perijinan bisa langsung 5 produk untuk menghemat biaya perijinannya.

Eny pun harus memutar otak, hendak membuat produk apa lagi. Ahirnya pilihannya jatuh pada minuman kemasan alami. Ide ini muncul ketika melihat banyak sekali beredar minuman kemasan yang mengandung pengawet dan pemanis buatan.

Karena selain sangat baik kesehatan bahan dasarnya juga mudah sekali ditemukan. Ia pun mengolah minuman Kunir Asem secara alami, tanpa pengawet dan juga tanpa pemanis buatan.

Kedepannya Eny berharap usaha Redanis ini bisa menjadi home industry yang semakin besar, produk Redanis bisa semakin dikenal oleh banyak orang, dan juga dapat mengangkat perekonomian warga di sekitar tempat tinggal Eny. (ary)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*