Save Malang Heritage di HUT Kota Malang ke -104

Save Malang Heritage di HUT Kota Malang ke -104
Save Malang Heritage di HUT Kota Malang ke -104

Loveusaha – Save Malang Heritage adalah suatu gagasan dan gerakan yang berawal dari kepedulian berbagai elemen masyarakat di Kota Malang tentang warisan sejarah dalam bentuk pelestarian cagar budaya. Bertempat di Digital Innovation Lounge (DILO) PT. TELKOM Kayu Tangan Jl. Basuki Rachmat, berbagai unsur elemen yang ada di kota Malang hadir diantaranya bermacam komunitas yang ada di Kota Malang, pemerintahan, media, dan pelaku industri.

Ketua Pelaksana Komunitas Save Malang Heritage Dadik Wahyu Chang mengatakan, gerakan ini sebagai wujud nyata kecintaan masyarakat terhadap warisan sejarah dan budaya yang ada di kota Malang.

“Saya sudah beberapa kali berdialog dengan unsur pemerintahan di balai kota Malang, berbagai ide dan gagasan yang ada disana jangan sampai tidak menyentuh masyarakat. Karena masyarakat pula yang memiliki Kota Malang. Maka mereka harus dilibatkan dalam setiap kegiatan yang berhubungan dengan Kota Malang, dan ini salah satu wujudnya “.

Lebih lanjut mas Dadik memberikan penjelasan :

“Dalam rangka HUT Kota Malang gerakan ini bisa menjadi momentum yang baik supaya kita bisa mengawali memberikan pemahaman kepada diri kita, lingkungan di sekitar kita dan masyarakat di luar Kota Malang, kalau ini adalah cagar budaya. Dengan cara foto / selfie di tempat – tempat cagar budaya tersebut.”

Dari awal acara diberikan bebrapa materi pemahaman tentang kondisi cagar budaya yang ada di Malang saat ini. Mulai tempat bersejarah di jaman kerajaan, penjajahan kolonial dan perang kemerdekaan. Banyak masyarakat yang tidak tahu kalau di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka berdiri bangunan cagar budaya sehingga kepedulian masyarakat akan hal itu sangat rendah sekali dan perlahan – lahan bangunan tersebut akan terlupakan oleh perkembangan jaman.

Semua elemen yang hadir saat acara tersebut menyatakan kesediaan dan kesiapannya mendukung penuh gerakan ini, untuk masa depan Kota Malang yang lebih baik dengan tidak melupakan sejarah yang nantinya harus bisa diwariskan kepada generasi berikutnya.  Hal ini ditandai dengan penggalangan dana secara sukarela dari peserta yang hadir, kemudian dihitung dan dicatat, ini merupakan langkah kongkret, dana ini nantinya akan digunakan untuk kampanye dan pelestarian sejarah dan cagar budaya Kota Malang.

Mengutip kata Presiden Soekarno,”Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah bangsanya sendiri.” Ayo pembaca loveusaha.com ramaikan gerakan Save Malang Heritage, jangan melupakan sejarah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*