Serba – Serbi Usaha Tape Bakar

tape bakar

Loveusaha – Siapa yang tidak tahu makanan olahan dari singkong yang merupakan hasil dari kudapan atau proses fermentasi bahan pangan berkarbohidrat sebagai substrat oleh ragi. Yups tape.

Di Indonesia tidak sedikit orang yang menyukai tape, apalagi para orangtua. Namun tidak banyak orang yang kreatif mengelolanya.

Di Jalan Panglima Sudirman Nomor 31 Bondowoso Jawa Timur belum lama ini ada aroma tape yang bisa menggugah selera. Tidak seperti tape pada umumnya, karena aroma itu bersumber dari tape bakar.

Untuk pembuatan tape bakar tidak mudah karena proses pembuatannya harus diperhatikan dengan teliti. Caranya adalah tape yang digunakan harus tape yang manis dan bagian tengahnya harus sudah disisihkan.

Baca juga : https://www.loveusaha.com/berita/nasi-macan-bu-banjir-enak-dijamin-kenyang/

Kemudian di bagian tengah tape dapat diisi dengan berbagai varian rasa sesuai selera seperti gula merah, selai buah, selai coklat, dll. Biasanya isian gula merah jadi primadona pengunjung.

Rahasia penambah selera dalam pembuatan tape bakar adalah tape diolesi mentega terlebih dahulu sebelum dibungkus di dalam daun pisang. Kemudian dibakar.

Proses pembakarannya pun di tempat ini menggunakan kayu arang agar tape bakar di sini tidak berbau minyak tanah atau bahan bakar lainnya. Untuk membakar tape juga membutuhkan kesabaran yang tinggi karena harus terus membolak-balikkan tape secara telaten agar tidak gosong hingga siap diangkat.

Harga dari tape bakar sendiri juga tidak mahal karena rata-rata di Bondowoso para penjual membanderol hanya Rp 2.000 saja per bijinya, dan untuk kalian yang ingin membawa sebagai oleh-oleh juga bisa karena makanan ini bisa bertahan hingga 3 hari lamanya.

Di zaman yang semakin canggih ini membeli tape bakar asli Bondowoso tidak harus datang ke Bondowoso, kalian juga bisa pesan secara online. (rl)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*