Tasudo Pendampingan Produksi Usaha ke YPAC

Loveusaha – Kemandirian adalah hal yang mudah diucapkan tetapi terasa sulit untuk dilakukan apalagi dengan menyandang predikat difabel di masyarakat. Tetapi selalu ada keniscayaan dalam setiap masalah yang ada, hanya tergantung dari niat seseorang untuk merubah pola pikir diri sendiri dan orang – orang di sekitarnya. Semua proses yang ada dan seiring waktu berjalan akan membuktikan bahwa eksistensi dari pihak – pihak yang peduli difabel akan mendorong adanya perubahan di dalam masyarakat bahkan bangsa dan negara. Mulai banyak anak – anak difabel yang menunjukkan bakatnya di pentas lokal ataupun nasional.

Memberikan ilmu – ilmu baru bagi keluarga yang mempunyai anak – anak difabel akan membesarkan hati mereka untuk semangat menjadi keluarga yang mandiri dan tidak dipandang sebelah mata di tengah masyarakat. Hal inilah yang mendasari  tim TASUDO untuk terus bergerak dan berbagi ilmu. Kali ini tim TASUDO berkesempatan untuk mendampingi guru – guru di YPAC di Jl.R.Tumenggung Suryo no. 38 Bunulrejo, Blimbing, kota Malang dalam suatu proses produksi membuat olahan dari kedelai, yang nantinya akan dijual lagi kepada orang tua wali murid dan masyarakat sekitar. Beberapa waktu lalu pelatihan membuat olahan dari serat kedelai sudah dilakukan oleh tim TASUDO di tempat yang sama, antusias para guru dan wali murid ternyata tidak berhenti di acara tersebut melainkan berlanjut  dan meminta tim TASUDO untuk melihat langsung proses produksi yang dilakukan pada kesempatan berikutnya.

Kedelai disiapkan beserta bahan – bahan pendukungnya, dan proses pemisahan kedelai di mesin berjalan baik yang selalu diamati oleh instruktur dari TASUDO. Disini terlihat para guru sudah mulai cekatan dan terampil untuk memisahkan serat dan air kedelai. Lalu bumbu yang sudah disiapkan diracik untuk campuran bahan olahan nuget, kaki naga, dll. Air kedelai yang sudah terpisah dipanaskan sampai mendidih yang bisa dijadikan susu kedelai yang mempunyai protein tinggi.

Beberapa hal dalam proses ini memang belum sepenuhnya sempurna, hal ini terlihat dari instruktur tim yang masih sedikit mengarahkan supaya hasil akhir sesuai dengan yang diinginkan. Banyak tanya jawab yang terjadi menjadikan pendampingan hari ini sedikit serius, karena hasil olahan ini memang untuk dijual jadi kualitas rasa harus menjadi perhatian. Dalam proses terakhir olahan serat kedelai ini sudah jadi, tampak ibu – ibu yang sudah menunggu di depan mulai mencicipi dan memberikan komentar yang positif. Bisa disimpulkan bahwa pendampingan ini berjalan dengan baik dan hasilnya tidak mengecewakan konsumen.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*