Usaha Lumpia Gang Lombok Ikon Kota Semarang

lumpia gang lombok
Foto : Lumpia Gang Lombok

LoveusahaLumpia adalah salah satu makanan khas dari Semarang, hasil perpaduan dari budaya jawa dan cina. Konon katanya, seorang pedagang asli cina bernama Tjoa Thay Jo menikah dengan orang jawa tulen bernama Wasih, kemudian mereka berdua berjualan kudapan di sebuah pasar malam Belanda Olympia.

Karena lidah orang jawa kesulitan menyebut kata Olympia, akhirnya jajanan ini lebih dikenal dengan sebutan lumpia. Dan lumpia gang Lombok menjadi cikal bakal Semarang dijuluki sebagai kota lumpia.

Terletak di kawasan pecinan gang Lombok no 11 Purwodinatan Kota semarang, kini sudah dikelola oleh pak Purnomo generasi ke 4, tapi beliau lupa kapan persisnya kedai lumpia ini didirikan, “Yang jelas sudah puluhan tahun lalu” tuturnya.

Lumpia gang Lombok mendapat banyak penghargaan antara lain dari Pemerintah Kota Semarang, Universitas Diponegoro, situs Trip Advisor juga dari Idealife.

Untuk tetap menjaga kualitas rasa, lumpia disini dibuat dengan cara dan resep tradisional. Rebungnya dicuci berkali-kali dan diolah hati-hati untuk menghilangkan baunya yang tidak sedap.

Untuk varian lumpianya juga tidak berubah, sejak dulu hanya ada dua jenis, yaitu ayam dan udang. Kedai lumpia gang Lombok tidak membuka cabang, setiap harinya buka pukul 08.00-17.00 WIB.

Harga lumpia 15k perbiji, tidak perlu khawatir lumpia ini tanpa bahan pengawet. Kulit lumpianya renyah, isian dalamnya juga lezat karena diolah dengan bumbu yang pas. Satu lagi keunikannya, lumpia dikemas dalam wadah bambu atau besek.

Resep Membuat Lumpia Yang Gurih Dan Kering

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*