Webminar Sandiaga Uno, Bagikan Tips Untuk Pelaku UMKM Agar Tak Gulung Tikar Di Era New Normal

sandiaga uno

LoveusahaSejak pandemi covid yang terjadi pada awal tahun 2020, menyebabkan banyak orang yang kehilangan pekerjaan dan para pengusaha mengalami jumlah penurunan omset yang sangat drastis hingga 70%.

Penurunan omset yang sangat jauh dari biasanya tentu sangat meresahkan bagi para pelaku usaha tak terkecuali UMKM. Hal tersebut jika terus terjadi dan dibiarkan bukan tidak mungkin akan menyebabkan kebangkrutan atau gulung tikar.

Salah satu pengusaha yang sudah tak asing di Indonesia memberikan tips agar pelaku UMKM dapat bertahan di era new normal. Pebisnis tersebut adalah Sandiaga Salahuddin Uno.

Dalam Webminar yang diadakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Bandung (UNISBA) menjelaskan, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan oleh UMKM. Berikut ini penjelasan lebih lanjut, yaitu:

  • Beradaptasi dengan Kenormalan Baru Lewat Perubahan Mendasar

Beberapa hal yang penting untuk diperhatikan yaitu segmentasi konsumen, saluran, sumber daya, sumber pendapatan kerja sama, struktur biaya dan lainnya.

  • Modifikasi Produk dengan Kebutuhan Konsumen

Salah satu produk yang saat ini banyak dicari adalah yang berhubungan dengan protokol kesehatan virus corona (Covid-19).

“Salah satu contohnya adalah faceshield, yang merupakan bagian dari modifikasi produk yang banyak dibutuhkan konsumen saat ini. Kemudian cairan disinfektan, sangat di cari”, kata Sandi.

Agar lebih diminati, kemasan disinfektan harus diperhatikan, misal menggunakan model spray yang praktis dan enak dipandang.

Baca juga : https://www.loveusaha.com/berita/mesin-uang-syahrini-yang-tak-habis-tujuh-turunan/

  • Digitalisasi Marketing

Hal ini pun terbilang penting. Lakukan digitalisasi marketing secara masif. Langkah tersebut juga dilakukan untuk mendorong adaptasi revolusi industri 4.0.

  • Kerja Sama

Bangunlah kerja sama atau kemitraan dengan UMKM lain. Meskipun saat ini silaturahmi tidak dapat dilakukan secara langsung, namun pelaku UMKM bisa bertemu secara virtual.

Jika dulu perusahaan berkompetisi, kini harus berkolaborasi. “Bangunlah kemitraan agar terus bertahan,” kata Sandi.

  • Rencana Pemulihan

Banyak UMKM yang terkena dampak pandemi covid-19. Untuk itu diperlukan rencana pemulihan usaha pascabencana.

Untuk pemerintah ada baiknya memberikan bantuan berbasis likuiditas. Sebab kata Sandi, UMKM membutuhkan dana tunai agar bisa menciptakan gelombang pekerjaan baru yang akhirnya bisa menggerakkan roda perekonomian.

Khusus untuk UMKM di bidang kuliner, ada beberapa cara tambahan yang bisa dilakukan dalam meraih pelanggan di era new normal. Mulai dari memanfaatkan platform digital, reseller, hingga konsep cloud kitchen yang kini sedang berkembang. (n1)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*