Webminar Transformasi Ekonomi Kreatif di Era New Normal

ekonomi keratif

Loveusaha – Ekonomi kreatif adalah konsep ekonomi di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreatifitas dengan mengedepankan ide dan pengetahuan sumber daya manusia sebagai faktor produksi yang paling penting.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan sektor ekonomi kreatif mempunyai potensi besar menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

Di tahun 2019, ada 17 sektor ekonomi kreatif memberi kontribusi besar dalam perekonomian tanah air. Berdasarkan data yang dihimpun dalam OPUS Ekonomi Kreatif 2019, ekonomi kreatif berkontribusi sebesar Rp. 1105 triliun terhadap PDB nasional sehingga membuat Indonesia berada di posisi ketiga setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan dalam juml;ah kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB negara.

Baca juga : https://www.loveusaha.com/berita/webminar-sandiaga-uno-bagikan-tips-untuk-pelaku-umkm-agar-tak-gulung-tikar-di-era-new-normal/

Pendemi Covid 19 yang terjadi di seluruh penjuru dunia berdampak signifikan kepada usaha kreatif. Sehingga berbagai tantangan dihadapi para pelaku usaha ini antara lain :

  • Harga bahan baku meningkat
  • Gaji karyawan tak terbayar
  • Permintaan turun dan pameran batal
  • Kelangkaan bahan baku dan mahal
  • Pembatalan pemesanan produk eksport

Melihat berbagai kenyataan yang ada saat ini, maka pelaku ekonomi kreatif harus melakukan adaptasi market, produk dan proses produksi atau lazim disebut Reengineering Business Process.

Dan melakukan kampanye serta edukasi kepada masyarakat untuk support UMKM agar tetap survive dan roda perekonomian tetap berputar dengan aksi nyata membeli produk – produk dalam negeri. (c1)

Pemateri : Ridwan Abadi (Entrepreneur , Business Coach, Leadership Trainer, Inspirator Sukses Berkah)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*