Bisnis Menjanjikan Tepung Krispi Berkah

Loveusaha Semakin banyaknya usaha gorengan berbalut tepung menjadi berkah tersendiri bagi pengusaha tepung krispi siap pakai. Munculnya usaha-usaha kecil inilah yang menjadikan permintaan tepung krispi melambung dan meramaikan pasar UMKM di tanah air.

Seorang pelaku usaha tepung krispi siap pakai adalah Elvi yang memberikan label pada  nama usahanya dengan nama Berkah Tepung Krispi.

Wanita yang juga berprofesi sebagai guru salah satu TK Islam di wilayah Kedung Kandang dan juga seorang pendongeng ini memulai usaha sejak tahun 2017 akhir.

“ Saya memulai usaha bertepatan dengan ulang tahun saya dan saya memilih usaha ini karena masih belum banyak orang yang bergerak dalam usaha tepung krispi di desa saya. Di Wajak rata rata adalah pedagang sayuran ayam dan sembako. “ katanya.

Baca juga : https://www.loveusaha.com/jendela-usaha/inovasi-kerupuk-nikmat-dari-ikan-lele/

Selain itu menurut Elvi berbisnis tepung krispi cukup praktis dan tidak membutuhkan banyak waktu dalam pengerjaan produksinya. Dalam produksi Elvi dibantu keluarganya mencampur tepung dengan berbagai bumbu dan membentuk tepung krispi yang siap pakai.

” Jadi mirip tepung yang dijual di McD atau KFC jadi biangnya adalah bumbu yang terdiri dari rempah rempah.” jelas Elvi.

Sebagai pendidik Elvi berharap produknya bisa memudahkan para orang tua dalam menyiapkan menu makanan keluarga yang praktis, muda, sehat dan menyenangkan dan tentunya untuk meningkatkan ekonomi keluarganya.

Saat ini Berkah Tepung dijual dalam dua varian rasa yaitu original dan pedas. ”Keunggulan dari produk kami adalah tepung ini bisa bertahan sekitar kurang lebih 8 bulan. Dan ketahanan kriuk 12 jam. Tepung berkah krispi juga bisa di buat dalam masakan jamur,sosis, tempe, tahu dll.

Soal harga Elvi mengakui cukup murah dan terjangkau untuk semua orang, sehingga konsumen tidak  merasa  keberatan karena harganya. Saat ini untuk produksi dilakukan sendiri oleh anggota keluarga dan terkadang jika pemesanan banyak baru mengambil karyawan dari tetangga sekitar.

Selain itu dirinya juga bekerjasama dengan reseller di berbagai wilayah di Malang Raya seperti di Gondanlegi,Tumpang, Buring, Kotalama, Mergosono, Wajak. KedungKandang, Aris munandar dan Skodam.

Kini selain di kota Malang Raya konsumen Elvi sudah tersebar di beberapa daerah kota seperti Probolinggo, Blitar, Bekasi,Banten, Jogja dan Aceh. Sedangkan sistem pemasaran yang digunakan adalah online dan offline.

Untuk online Elvi menggunakan jasa facebook dan IG serta grup WA. Sementara untuk offline dirinya rajin menyambangi acara-acara PKK, kunjungan ke sekolah, komunitas masyarakat dan mengenalkan dari mulut ke mulut.

Memasuki 4 tahun usaha kini omzetnya sudah mencapai empat juta rupiah per bulan. Jumlah ini menurut Elvi mengalami peningkatan yang cukup baik. ”Alhamdulillah  dari tahun ke tahun produk kami mengalami kenaikan penjualan ya.” katanya.

Ditanya mengenai suka duka berbisnis tepung siap pakai Elvi menjawab bahwa pada awal bisnisnya tidaklah mudah. ”Ketika kali pertama memasarkan adalah tidak mudah menyuruh orang agar membeli produkt kita. Orang masih sangsi dengan keunggulan produk kita. 

Namun lama lama dengan kegigihan kami dalam pelayanan dan peningkatan mutu kualitas dan kuantitas. Maka sedikit demi sedikit masyarakat mulai mengenal dan menyukai bahkan ada beberapa rumah makan yang memakai produk  kami.” tutur Elvi.

Kedepan Elvi berharap masyarakat luas makin mempercayai dan menggunakan produknya untuk usaha rumahan mereka. Usahanya bisa mendaprat perhatian dan bantuan dari pemerintah terutama untuk pengadaan alat sehingga bisa lebih membesarkan usaha.

“ Semoga kami bisa memberdayakan masyarakat sekitar untuk ikut andil dalam usaha kami sebagai  karyawan dan mengurangi pengangguran.” tutup Elvi. (da)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*