Budidaya Buah Tin yang Menjanjikan

Loveusaha – Negara tropis kita ini banyak melahirkan petani handal dalam bercocok tanam. Untuk menggeluti bidang bertani atau berkebun tidak harus melulu dalam hal beras ataupun padi.

Siapa yang menyangka tanaman asal Arab juga bisa dibudidayakan secara apik di Indonesia? Ya, buah tin yang terkenal di negeri Arab ini ternyata mampu tumbuh dan berkembang di Indonesia.

Tidak banyak petani yang menggeluti jenis tanaman ini untuk dijadikan sebagai ladang bisnis. Padahal secara prospek jelas saja buah tin mampu menguntungkan secara besar.

buah yang terdapat dalam nama salah satu surah dalam Alquran yaitu surah at-tin ini memiliki banyak sekali khasiat bagi kesehatan tubuh manusia karena salah satunya bisa dijadikan sebagai pencegah kanker.

Manfaat bagi para konsumen dalam hal kesehatan, buah ini juga bermanfaat bagi para produsen karena harga jualnya yang tinggi. Ada 6 jenis buah tin yang dibudidayakan di Indonesia yaitu tin Jordan, red Palestin, tin ungu, black Turki, drone Turki dan Libya.

Namun yang mampu beradaptasi dengan baik di Indonesia yaitu Tin Jordan. Jika petani pandai dan paham akan harga jual maka petani itu akan menjadi pebisnis yang sukses.

Karena jika ditelisik lebih jauh ternyata harga jualnya mulai dari 500k hingga jutaan rupiah. Selain bisa dijual dalam bentuk buah yang utuh ternyata buah tin bisa juga di kemas menjadi minuman yang segar dan berkhasiat.

Petani buah tin masih belum banyak di Indonesia sehingga pemain utama dalam bidang ini akan memiliki banyak keuntungan dibanding sebagai para pengikut atau peniru.

Hal-hal yang patut diperhatikan dalam setiap langkah untuk membuka atau mencari peruntungan dalam bisnis ini adalah yang pertama harus mencari bibit pohon tin yang bagus.

Yang kedua memiliki lahan dan media tanam yang sesuai, yang ketiga memahami setiap tahap dalam melakukan penanaman, keempat melakukan perawatan pohon tin dengan benar,

Yang kelima harus waspada terhadap hama dan penyakit yang bisa menyerang pohon tin, dan terakhir adalah siap dipanen dan dipasarkan. Mudah kan? (rl)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*