Gurihnya Ikan Bakar Babe H. Lili Membuat Lidah Tak Berhenti Mengunyah

ikan bakar h. lili

Loveusaha – Untuk Anda para penyuka ikan laut, ada satu tempat makan yang wajib didatangi. Berbeda dengan tempat makan ikan bakar lain yang letaknya berada di dekat pantai, lokasi yang satu ini berada di tengah kota.

Bagi penikmat ikan bakar, siapa yang tak kenal Pondok Ikan Bakar Babe H. Lili. Terletak di ujung Jalan Wahid hasyim, dari arah Menteng, tempat ini mudah dikenali.

Selain terdapat plang nama di depannya, kepulan asap dari bakar ikan merupakan ciri khas tempat makan ini. “Asap ini memang sengaja dibuat mengepul sejak warung buka sampai warung tutup. Selain untuk menarik perhatian pembeli, juga untuk menandakan warung ini buka” tutur Aseli Mardi atau akrab dipanggil Babe Lili, sang pemilik Pondok Ikan Bakar Babe H. Lili.

Menempati lahan seluas 12 x 6 m dengan beratapkan tenda, warung makan yang buka sejak tahun 1997 ini menawarkan beragam menu ikan bakar, udang, cumi, kerang, dan rajungan.

Bukan itu saja, tempat ini juga menyediakan menu lain seperti sate, gado-gado, dan sup buntut. “Kalau penjualan menu lain itu dikelola oleh keponakan atau ipar saya” kata Babe Lili. Untuk minumannya, Babe Lili menyediakan aneka jus buah, es kelapa, dan berbagai minuman dalam botol.

Baca juga : https://www.loveusaha.com/berita/bisnis-minuman-rempah-tradisional-sejak-tahun-2015/

Buka mulai pukul sepuluh pagi sampai pukul sepuluh malam, tempat ini selalu dipenuhi pembeli menjelang makan siang dan makan malam. Pada saat makan siang, tujuh buah meja panjang dengan seratus buah bangku yang disediakan pasti di padati para pegawai kantor di sekitar lokasi yang memang merupakan pelanggan tetapnya.

Sementara itu, pada malam hari, pembeli dan pelanggan yang datang lebih beragam lagi, dari pegawai yang pulang kerja, pasangan muda, sampai rombongan keluarga.

Suasana yang teduh dan nyaman memang membuat siapa pun betah berlama-lama di tempat ini. Maka tidak heran jika pada hari libur pun tempat ini ramai dikunjungi pembeli. “Kalau hari libur, biasanya mulai ramai jam makan siang sampai menjelang pukul 2-3 sore” kata Babe Lili.

Tidak hanya masyarakat umum, warung ini juga menjadi tempat makan favorit artis, pejabat, dan kalangan ekspatriat yang tinggal di Jakarta. Masakannya memang nagih di mulut. Saking enaknya, sampai ada pelanggan setia yang sudah sepuluh tahun selalu makan di tempat ini.

Dari semua menu yang tersedia, menu utama di warung ini adalah ikan bakar kambing-kambing. Di tangan Babe Lili, ikan berkulit tebal ini menjadi menu yang sangat spesial.

Disajikan di atas piring besar dengan lalapan timun dan selada, ikan bakar ini juga dilengkapi dengan sambal betawi plus potongan tomat dan cabai hijau.

Sebagai pelengkap, disajikan juga seporsi nasi hangat bertabur bawang goreng dalam piring terpisah. Rasanya, hmm sangat “nendang”. Perpaduan gurihnya daging ikan dan bumbu yang meresap ke dalam daging dengan pulennya nasi, membuat lidah tak mau berhenti mengunyah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*