Inovasi Kerupuk Nikmat dari Ikan Lele

krupuk lele

Loveusaha Salah satu ikan yang banyak diminati berbagai usia adalah ikan lele. Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan yang hidup di air tawar dan menjadi salah satu jenis ikan yang paling banyak di budidayakan di dunia.

Di Indonesia sendiri budidaya ikan lele bisa kita jumpai di berbagai wilayah karena selain perawatannya yang mudah. Ikan lele juga memiliki pangsa pasar yang luas dan lebih kebal terhadap penyakit serta perputaran uangnya juga lebih cepat dibandingkan dengan jenis ikan lainnya. 

Ikan lele juga merupakan salah ikan yang paling populer di dunia kuliner karena selain rasanya yang sangat lezat. Harga ikan lele juga relatif lebih murah dibandingkan dengan jenis ikan lainnya.

Baca juga : https://www.loveusaha.com/jendela-usaha/kaldu-kikil-adnan-warungnya-sederhana-yang-beli-luar-biasa/

Dari segi nutrisi, ikan lele juga mengandung banyak gizi dan nutrisi penting yang baik untuk kesehatan tubuh seperti asam lemak omega-3, mineral, vitamin, dan nutrisi penting lainnya.

Ada banyak manfaat ikan lele bagi kesehatan yaitu Meningkatkan kesehatan mata, Membantu pembentukan tulang dan gigi, mencegah depresi, melindungi kesehatan jantung, menjaga kesehatan sistem saraf, mendukung kesehatan kulit dan mendukung kesehatan pencernaan.

Salah satu dari ribuan pelaku usaha budidaya ikan lele di Jawa timur adalah Babe Lele yang dimulai pada tahun 2011 dengan usaha awal usaha membuat kolam budidaya lele Sangkuriang.

Ikan Lele Sangkuriang merupakan hasil rekayasa genetika dari ikan lele dumbo melalui perkawinan sekerabat (inbreeding) sehingga ukurannya relatif leih besar dari lele biasa. 

“ Awalnya setelah lama melakukan usaha budidaya lele sejak tahun 2011, muncul gagasan untuk membuat kerupuk dgn rasa ikan lele dan pertama kali kami promoskan disambut baik pasar dan banyak orang yang suka, hingg akhirnya kami produksi dalam jumlah besar untuk memenuhi pesanan kala itu,” kenang Anastasia.

Menurut Anastasia saat ini Babe lele belum memilik varian rasa lain selain original asli rasa lele. Namun kedepannya dirinya berencana melakukan inovasi rasa untuk bergabai varian lainnya.

“ Sementara ini amsih original saja yang kami jual, namun kedepan kita akan membuta varian rasa lainnya, Saat ini kami masih mengutamakan kualitas rasa dulu karena itu merupakan keunggulan produk kami yaitu rasa gurih dan rasa ikan lelenya lebih terasa ,” jelas Anastasia.

Karena relatif masi baru, usaha kerupuk Babe Lele masih memperkerjakan karyawan dari keluarga dan berharapa usahanya akn terus berkembang dan bisa mempekerjakan  lebihbanyak orang lagi. Pesanan sendiri tidak hanya datang dari dalam kota namun sudah merambah hingga Semarang dan Jakarta.

“ Untuk pesanan sudah sampe keluar Mojosari hingga Jawa Tengah dan Jakarta karena sistem pemasaran kami masih bersifat tradisional dari mulut ke mulut dan memanfatkan teknologi komunikasi WA dan telpon. Kami berharap bisa mengembangkan pemasaran dengan teknologi yang saat ini sedang booming seperti salah satunya bekerjasama dengan marketplace dan memanfaatkan media sosial,” kata Anastasia

” Di awal produksi, Babe Lele telah mendulang sejumah keuntungan dan omzet yang terus naik. Untuk pendapatan cukup menggembirakan ya, semoga semakin meningkat di tahun-tahun kedepan,” katanya lebih lanjut.

Untuk mendukung usaha Anastasia juga sering mengikuti pelatihan dan seminar tentang UMKM, agar dapat lebih menambah wawasan dan pertemanan dengan sesama peserta UMKM.

Selama berbisnis diakuinya ada sejumlah kendala diantaranya ketika dimusim penghujan,karena berkaitan dengan proses pengeringan/penjemuran kerupuk lele memerlukan lebih banyak waktu karena belum memiliki mesin oven.

Anastasia berharap semoga kedepannya bisa meminimalisir semua kendala,dan berharap Pemerintah semakin memajukan UMKM di daerah-daerah. (da)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*