Kopi Rempah Litanque Juga Disukai Masyarakat Timor Leste

litanque

Loveusaha (kopi litanque) Siapa yang tidak suka kopi, minuman yang satu ini sepertinya adalah minuman yang disukai semua kalangan. Selain sebagai pelengkap aktivitas di pagi hari banyak orang merasakan manfaat lebih apabila rajin mengkonsumsi kopi.

Kenyataannya di pasar dunia rempah kopi merupakan bahan dagangan terbesar kedua setelah minyak bumi selama tiga dasawarsa terakhir. Hal ini menjadikan kopi sebagai komoditas bisnis yang memikat para pelaku usaha.

Salah satu pelaku usaha kopi adalah Wisye Herdayanti dari Mojokerto, berawal dari kecintaan keluarga turun temurun dengan kopi hitam dengan resep leluhur nenek moyang.

Baca juga : https://www.loveusaha.com/jendela-usaha/segudang-manfaat-bisnis-dan-kesehatan-minyak-vco/

Kopi buatannya dilabel dengan kopi rempah Litanque yang prosesnya mengadopsi warisan leluhur keluarga dengan cara ditumbuk dengan lumpang alu dan digoreng dengan sapu lidi dan kwali/ kemaron ditambah resep tempo dulu.

“Awal usaha saya mulai tahun 2018 kemarin ketika setiap tamu yang datang ke rumah minta dibuatkan kopi rempah resep keluarga kami dan hal itu berlangsung cukup sering, hingga ada permintaan dari beberapa teman yang meminta dibuatkan khusus dan suami saya meminta saya membuka usaha kecil kecilan untuk kopi rempah dan ternyata disambut baik oleh teman-teman saya, mengingat saat itu pengetahuan bisnis saya masih sangat sedikit,” katanya.

dan hal itu berlangsung cukup sering. hingga ada permintaan dari beberapa teman yang meminta dibuatkan khusus dan suami saya meminta saya membuka usaha kecil kecilan untuk kopi rempah dan ternyata disambut baik oleh teman-teman saya, mengingat saat itu pengetahuan bisnis saya masih sangat sedikit,” katanya.

Besarnya animo dan permintaan pasar memaksa Wisye untuk mengembangkan pemasaran usahanya ke ranah online sehingga pemasarannya menjadi lebih luas.

Nama Litanqe sendiri berasal dari singkatan nama ketiga putra putri Wisye. Untuk komposisi kopi rempahnya Wisye menggunakan berbagai bahan rempah seperti jahe merah, kapulaga, cengkeh dan kayu manis. Untuk proses produksi Wisye dibantu oleh beberapa karyawan yang masih kerabat dengannya termasuk sebagai reseller untuk produk kopi rempah Litanque.

Selain di kota-kota di jawa timur, pemasaran terjauh kopi rempah Litanque sudah menjangkau Bogor, Jakarta hingga negeri tetangga Timor Leste, bahkan disana kopi ini mendapat tempat tersendiri di hati warganya.

“Pemasaran paling banyak ke warung kopi dan reseller di luar kota,” kata Wisye. Per hari produksi kopi rempah Litanque berkisar di angka 500-1000 bungkus dan dikemas dalam banded isi lima sachet dan tiga ukuran kemasan 1 kilogram, 250 gram dan 500 gram.

Karena produksi masih dikerjakan sendiri dan belum maksimal Wisye mengaku kewalahan jika harus menghandle pemasaran di marketplace online yang saat ini banyak digunakan pebisnis UMKM untuk menjual dagangannya.

“ Saya belum bisa fokus ke marketplace karena alat yang kita gunakan masih manual sehingga saya lebih banyak meluangkan waktu untuk menjaga kualitas produk dan tidak bisa fokus melihat order jika kebanyakan, saya yang kewalahan,” terangnya.

Selama berbisnis kopi Wisye mengaku banyak suka dan duka, menurutnya beberapa kali dirinya belum menemukan tenaga marketing yang bisa amanah sehingga seringkali berganti ganti.

Namun banyak senangnya yaitu kopi rempahnya mendapat tempat yang baik di pasar dan diterima oleh semua kalangan baik tua ataupun muda dengan rasa yang disukai.

Untuk meningkatkan pengetahuan bisnisnya Wisye juga sering mengikuti pelatihan bisnis dan UMKM seputar keuangan dan standarisasi usaha. Dirinya juga kerap mengikuti pameran UMKM salah satunya di Grand City dan berbagai kota di Jawa timur.

Sarjana lulusan pendidikan ini berharap ke depan usahanya akan lebih maju dan diminati pasar serta memiliki reseller yang bertambah terus, termasuk bisa menjangkau minimarket sehingga order produknya bisa dilakukan di kita terdekat konsumen dan tidak perlu dikirim dari Mojokerto. (da)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*