Mengolah Klobot Menjadi Produk Berdaya Saing Tinggi

Loveusaha – Seni kerajinan membuat bunga adalah salah satu seni kerajinan tangan yang banyak diminati oleh kaum wanita baik untuk sekedar menyalurkan hobi atau menghasilkan pundi- pundi rejeki.

Banyak sekali bahan untuk membuat bunga baik bunga yang berasal dari bahan alami yang diawetkan hingga bunga segar. Kerajinan  membuat bunga dari  limbah  kulit jagung (klobot) salah satunya yang memiliki daya tarik tersendiri untuk diolah menjadi kerajinan tangan baik untuk benda pakai maupun benda hias. 

Di Kota Malang ada Azizah Florist yang merupakan satu dari sedikit penghasil berbagai suvenir dan kerajinan bunga dari kulit jagung atau biasa kita sebut klobot. Pemilik usaha ini adalah Tusweni, seorang ibu rumah tangga dengan 3 orang putra putri yang masih duduk di bangku sekolah dasar dan berdomisili di Gondanglegi kabupaten Malang

Usaha ini bermula dari tempat tinggalnya dimana Desa Ketawang adalah daerah penghasil jagung yang cukup dikenal di kabupaten Malang. Potensi inilah yang kemudian memunculkan ide Tusweni dan mulai berkreasi membuat bunga-bunga hias dari klobot dan terciptalah berbagai souvenir dan kerajinan bunga dari kulit jagung dengan berbagai ukuran dan motif yang sangat menarik.

Ada banyak produk kerajinan lain yang dibuat selain rangkaian bunga yang menjadi produk andalan di Azizah florist beberapa diantaranya adalah benda  pakai  seperti  tudung  saji dan  kotak  hantaran. Ada juga benda hias untuk  aksesoris dengan motif  tumbuhan  seperti bros,   bando,  jepit,  suweng, dan elemen estetik  interior berupa bunga  tangkai,  rangkaian bunga   dan hiasan dinding.  

baca juga : https://www.loveusaha.com/berita/susu-herggi-yang-enak-sehat-dan-bergizi/

Dalam proses pembuatannya sendiri banyak menggunakan tenaga manusia  meliputi  pemilihan    klobot  jagung,  pencucian, dan pengeringan. Diteruskan dengan pewarnaan dan pengeringan, penggosokan, pengepresan dan pembuatan pola bunga serta pengeleman. 

Selain menghasilkan produk untuk dijual Tusweni juga mengadakan pelatihan bagi yang berminat belajar membuat kreasi dari kulit jagung. Pun dirinya juga kerap diundang dan memberikan pelatihan serta bekerjasama dengan berbgai elemen masyarakat salah satunya Universitas Brawijaya.

Kini selain dijual di dalam negeri usaha Azizah Florist telah merambah pasar ekspor dengan omzet puluhan juta rupiah per bulan. Produk-produk yang dijualnya dibandrol harga beragam untuk yang sudah jadi berkisar antara Rp. 10.000 – Rp. 30.000 per batang untuk rangkaian-rangkaian bunga.

Disela sela usahanya Azizah florist juga sering mendapat kunjungan dari pihak-pihak yang ingin mempelajari lebih lanjut cara produksi handycraft klobot Azizah Florist, sebuah handycraft yang menggunakan bahan dasar kulit jagung yang dijadikan rangkaian-rangkaian bentuk bunga.

Tak hanya menghasilkan produk untuk dijual Tusweni juga mengadakan pelatihan bagi yang berminat belajar membuat kreasi dari kulit jagung. Pun dirinya juga kerap diundang dan memberikan pelatihan serta bekerjasama dengan berbgai elemen masyarakat salah satunya Universitas Brawijaya.

Sekarang dengan makin dikenalnya nama Azizah Florist, Tusweni berharap usahanya semakin maju dan berkembang meski tidak dapat dipungkiri dirinya sempat beberapa kali ditipu konsumen dan menjadikan pelajaran baginya untuk lebih berhati hati. “ Semoga kedepannya saya bisa terus mengulangi usaha ini dan bisa membantu meningkatkan usaha kami kedepan.”

Bagi Anda yang tertarik belajar membuat kerajinan klobot bisa mengunjungi showroom usaha Azizah Florist yang beralamat di Jl.Banyulegi 2 no. 200 Desa Ketawang Gondanglegi Kabupaten Malang atau media sosial Azizah florist di laman instagramnya di tusweni.ms dan facebook @tusweni.mayasari. (da)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*