Nanda Collection dari Hobi Menjadi Bisnis Unggulan

nanda collection

nanda collection

Loveusaha Berlakunya Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) ASEAN- China, dipastikan menjadi tantangan tersendiri bagi industri UMKM di tanah air ketika membanjirnya produk-produk negeri tirai bambu ke pasar lokal dengan dengan harga murah

Industri UMKM harus lebih selektif dan pandai dalam memasarkan produk yang lebih berkualitas, sehingga tetap mampu dan menang bersaing dengan produk dari negeri Tiongkok.

Kota Malang sendiri sebagai salah salah satu kota kreatif di Indonesia. Memiliki potensi luar biasa di bidang bisnis kerajinan rumahan yang banyak diminati industri kecil menengah atau UMKM.

Baca juga : https://www.loveusaha.com/jendela-usaha/memy-bakery-omzet-meroket-saat-hari-raya/

Salah satu pemain dalam bisnis kerajinan tangan berbahan kain adalah Nanda Collection yang cukup dikenal dan memiliki nama di kota Malang. Nanda Collection tercatat telah mengikuti berbagai ajang pameran bertaraf nasional dan internasional.

Selain kerajinan tangan berbahan kain salah satu karya unggulan yang dibuatnya adalah karya-karya decoupage dan mengaplikasikannya melalui media tas.

Kerajinan decoupage bisa dibilang masih cukup awam bagi banyak orang. Kerajinan decoupage adalah teknik menghias suatu obyek dengan menempelkan kertas tissue ke objek tersebut dengan beragam motif.

Tas decoupage hasil karya Nanda Collection telah dipasarkan melalui pameran nasional maupun pameran internasional. Dibanderol dengan harga mulai Rp.300 ribu rupiah dan menjadikannya barang favorit yang mengisi etalase toko Nanda Collection.

Berawal pada tahun 2000 Anida Mardiana mendirikan Nanda Collection dengan tujuan menyalurkan hobi sekaligus menghasilkan produk kerajinan tangan yang berkualitas dan bagus.

“Sebenarnya awal sekali saya memulai usaha adalah karena mendapat hadiah mesin jahit dari kantor suami saya. Saat itu pertama kali saya belajar menjahit seprei untuk arisan tiap bulan di kantor suami. Dan ternyata bos di kantor suami saya senang dengan hasil jahitan saya dan berlanjut hingga Nanda Collection berdiri,” ceritanya.

Unggul dalam pemilihan paduan warna yang catchy dan menarik menjadikan Nanda Collection sebagai salah satu UMKM pilihan di kota Malang di bidang kerajinan. Selain tas decoupage juga menjual mukena set, aneka tas, dompet, seprei, set taplak meja, dan tutup galon, hingga dompet cantik yang menjadi varian usahanya.

Dengan meningkatnya bisnis Nanda Collection kini telah banyak membantu pengrajin binaan yang merasakan manfaat dari bisnis ini dan secara langsung ikut meningkatkan perekonomian di Kota Malang.

Kini diusianya yang menginjak sembilan tahun Nanda Collection telah banyak mengikuti berbagai pameran seperti INA Craft dan menjadi UMKM binaan salah satu perusahaan nasional di tanah air.

Menurut Anida banyak suka dukanya selama menjalankan usaha salah satunya adalah ketika banyak order dari konsumen sehingga bisa meningkatkan omzet dan membantu karyawan binaannya. Namun saat paling sulit adalah saat tidak ada orderan alias sepi.

“Jadi namanya bisnis pasti ada pasang surutnya saat orderan sepi dan disaat bersamaan tidak ada tawaran pameran otomatis produksi kita jadi tersendat,” ungkapnya. Kedepannya Anida berharap bisnisnya bisa terus maju dan berkembang.

“Saya ingin bisnis ini terus meningkat dan bisa punya butik sendiri. Lebih banyak dikenal khususnya oleh wanita karena memang segmen bisnis saya ini untuk para wanita untuk memanjakan wanita,” terang Anida.

Jika Anda tertarik untuk mengkoleksi produk buatan Nanda Collection yang cantik dan unik. Anda bisa mendatangi storenya di kawasan Tirta Sari Residence Jl. Amazone no.25 Malang, atau menghubungi nomer 08155010014. (da)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*