Pekerjaan Jangan Dijadikan Masalah, Namun Di Cintai

Loveusaha Sama halnya dengan menikah, dalam memilih sebuah pekerjaan seharusnya kita terlebih dahulu mencintainya, jika kita tidak mencintainya maka sepanjang masa kita bekerja yang muncul hanyalah keluhan-keluhan dan keterpaksaan yang tak berujung.

Seorang teman mengatakan kepada saya bahwa dia terpaksa mengambil pekerjaan ini karena terpaksa, sulitnya mencari pekerjaan membuat dia menerima segala tawaran yang diberikan padanya meskipun tidak sesuai dengan bidang keahliannya.

Pekerjaan apa pun yang kita miliki asalkan itu pekerjaan yang halal bukanlah sesuatu yang harus disesali namun patut disyukuri. Merubah cara pandang kita tentang suatu pekerjaan perlu diupayakan.

Jika awalnya kita tidak menyukai bidang marketing, maka sebaiknya kita mulai belajar untuk menyukainya. Dengan berusaha menyukai dan mencintai hal-hal baru dalam dunia kerja, maka kita terhindar dari dampak buruk yang mungkin bisa diakibatkannya.

Dengan mencintai hal-hal baru dalam dunia kerja akan menguntungkan kita dalam banyak hal, jika kita melakukannya dengan sukacita kita bisa mendapatkan banyak pengalaman baru, memperkaya wawasan, memperbanyak relasi, terhindar dari depresi, tidak merasa monoton, dan masih banyak lagi hal positif lainnya.

Namun, bukan berarti jika kita mencintai hal-hal baru dalam dunia kerja, maka kita boleh dengan sesuka hati bergonta-ganti pekerjaan dengan seringnya pindah dari satu perusahaan ke perusahaan yang lain, jika hal tersebut kita lakukan justru itu akan merugikan kita sendiri.

Sebaiknya ketika kita memperoleh suatu pekerjaan dan itu bukan bidang yang kita gemari, maka berusahalah dengan sekuat mungkin untuk menyukainya. (…)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*