Jokowi: Jadilah Pengusaha sebagai Pilihan, Tidak Terpaksa

joko widodo
Foto : Presiden Joko Widodo

Loveusaha – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan jumlah pengusaha di Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan dengan negara lain. Mencatat data Bank Dunia, idealnya jumlah pengusaha di satu negara mencapai 4 persen dari jumlah penduduk.

Di Indonesia, jumlah pengusaha baru 3,3 persen dari jumlah penduduk. Ini lebih rendah, misalkan dibandingkan Singapura yang mencapai 7 persen, Thailand 4,5 persen, dan Malaysia 4 persen.

“Jadi peluang di kita masih terbuka,” kata Jokowi saat hadir pada acara Entrepreneurs Wanted di ITB, Bandung, Senin (1 Rendahnya jumlah pengusaha di Indonesia ini masih membuka peluang bagi mereka yang berminat terjun ke dunia bisnis.

Jokowi meminta anak muda di Indonesia mencontoh para pengusaha, seperti William Tanuwijaya, CEO dan Pendiri Tokopedia serta Andi Taufan Garuda Putra, CEO dan Pendiri Amartha.

“Ada kesempatan yang besar dalam lima tahun ke depan, ada peluang US$ 130 miliar. Peluang di negara kita gede sekali kalau dirupiahkan berapa. Peluang seperti ini yang saudara bisa masuk secepatnya,” dia menambahkan.

Jokowi mengakui untuk memulai usaha tidak mudah. Namun, peluang ini tak boleh dilewatkan bila ada kesempatan.

Selain itu, dia mengingatkan untuk benar-benar mengukuhkan niat sebagai pengusaha dari awal. Sejak dini, ubah paradigma ingin menjadi pekerja usai kuliah.

“Jadilah pengusaha sebagai sebuah pilihan bukan keterpaksaan…sadar akan pilihan kita,” ujar Jokowi. (***)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*