Kisah Pebisnis Pemula Mahenda Abdillah Kamil

Loveusaha Menjadi pebisnis berarti harus siap untuk mengalami kegagalan, seperti yang dialami seorang pebisnis pemula Mahenda Abdillah Kamil. Karena pebisnis jalan suksesnya tidak selalu mulus.

Namun positifnya bila pebisnis itu mampu berhuznudzon terhadap kegagalan yang diterimanya serta ia mampu belajar darinya. Maka kesuksesan akan ia dapat cepat atau lambat.

Seperti kisah alumni Unair jurusan Statistika ini, lewat kegagalan yang dialami justru yang membuat usahanya sukses, bahkan semakin bervariasi., dimana empat usahanya itu berawal dari suatu kegagalan.

Namun, tahukah kamu Mahenda sama sekali tidak memiliki basic dalam berbisnis? Yap, itulah keyataannya, akan tetapi tidak memiliki dasar basic bukan berarti tidak bisa menjadi pelaku bisnis.

Lulusan Unair jurusan statistika kemudian pasca kelulusan ia bergelut di dunia peternakan. Salah satu hal yang sangat bertolak belakang. Mahendra mulai merintis usaha Bersama temannya pada Bulan Maret 2015 diberi nama CV Indoraj Adinata dengan bermodalkan kenekatan.

Hal tersebut pulalah yang menjadi kendala bagi Mahenda tersendiri karena keterbatasan pengetahuan di bidang peternakan.

Salah satu kesalahannya yakni mengikat kambing dan ternak yang tidak tepat. Dia menggaji pegawai sesuai UMR namun tidak sebanding dengan penghasilannya. Alhasil, Mahenda rugi sebanyak 15 juta.

Mahenda pula mengalami masalah demi masalah yakni dalam tiga bulan produksi ternaknya berjalan terus, namun ternak miliknya tak satupun yang terjual. Akhirnya sulit untuk melakukan penetrasi dengan Lembaga aqiqah pada waktu momen Idul Adha.

Hal inilah yang menyebabkan kerugian untuk usahanya. Mahenda sempat putus asa, ia memutuskan untuk focus kuliah. Namun ia memiliki semangat kembali. Kemudian ia mencari pengalaman sembari belajar di tempat lain kali ini ia lakukan dengan cara survey tempat dan bertanya kepada peternak yang sudah sukses.

Insting usahanya kembali ketika ia ditantang untuk membuat usaha konsultasi statistic, PT. Cemerlang Statistik Indonesia terbentuk pada Bulan Maret 2016. Awalnya tidak yakin dengan hal ini, kenyataanya banyak yang menggunakan jasanya seperti kantor pemerintahan DPRD Sumenep, BRI Pusat dan sebagainya. (ur)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*