Rizky Ramadhan dengan Ide Intergrated Marketing Consultant

rizki ramadhan
rizki ramadhan

Loveusaha Kata siapa kesuksesan itu hanya bisa kita dapatkan dari zona nyaman? Bagaimana kalau hal-hal yang tidak terpikirkan oleh kita, bahkan tidak kita pahami awalnya akan membawa kita pada suatu
keberhasilan? 

Pernahkah hal itu terbesit? Sama halnya seperti kisah alumni UNAIR ini, Rizky Ramadhan. Yap, ia adalah Rizki Ramadhan, alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Angkatan 2008, yang sekarang sudah sukses dan menjadi seorang Chief Innovation Producer di perusahaannya sendiri, yaitu Culturo. 

Culturo atau PT. Culturo Kreatif Sinergi adalah sebuah perusahaan konsultan pemasaran terpadu atau bisa disebut dengan Intergrated Marketing Consultant. Berawal dari diskusi dengan teman-temannya yang sudah lama bekerja di marketing dan sudah pernah meng-handle klien-klien besar. 

Yang pada waktu itu, ia dan partnernya belum memiliki modal untuk mengembangkan perusahaannya disamping itu mereka juga masih bekerja di tempat lain. Rizky merintisnya pada tahun 2015 sampai pertengahan tahun 2016, Ia bertekad menjalankan usaha bisnisnya meski banyak tawaran yang menghampirinya. 

Baca juga : https://www.loveusaha.com/berita/nilam-andriyani-dkk-mewujudkan-indonesia-sehat-2025/

Karena ia percaya bahwa dari sinilah ia mendapat keuntungan dari pengalaman yang ia dapat, yakni bisa berkaca dari pengalaman baik maupun yang buruk. Dimana pengalaman baik bisa dicontoh dan dikembangkan, sebaliknya yang buruk ditinggalkan.

Karena perusahaanya bentuknya adalah agensi konsultasi, maka Rizky ingin karyawannya lebih produktif
dengan cara memberikan stimulasi – stimulasi seperti pemberian gaji bulanan, memberikan bonus bagi
karyawan yang mendapatkan lebih banyak klien. 

Dan bonus bagi karyawn yang memiliki performa yang bagus. Culturo memiliki software yang dapat memantau bagaimana kinerja karyawan seperti lingkungan yang nyaman, tujuan yang pasti, dan system internal yang menunjang lainnya.

Saat ini ia mempromosikan jasanya via media social, mengadakan event, dan tactical campaign. Menurutnya, “Suatu perusahaan harus memiliki kunci berbisnis, yaitu harus memiliki fokus yang akan kita raih dalam mencapai keinginan tersebut”. (nn)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*