Siapa Sangka Ayahnya Pekerja Kereta api dan Ibunya Pembantu Rumah Tangga

zara
zara

Loveusaha – Amancio Ortega Gaona adalah konglomerat Spanyol. Nama tersebut adalah nama lengkap yang diberikan orang tuanya. Ia adalah pemilik tunggal Zara, yaitu sebuah toko utama dari Grup Inditex yang didirikannya.

Melalui Zara, Grup Inditex mampu menciptakan produk-produk bermerk, seperti Massimo Dutti, Pull and Bear, Oysho, Uterque,Stradivarius, dan Bershka. Toko Zara dibuka pada tahun 1975 di A Coruna, Galicia, Spanyol.

Berbeda dari produksi lain yang membutuhkan enam bulan untuk meluncurkan 10.000 produk desain baru, Zara hanya butuh waktu dua minggu untuk mengembangkan produk baru dan menempatkannya ke toko-toko.

Baca juga : https://www.loveusaha.com/profil/anak-petani-korban-kekerasan-jadi-peritel-terkaya/

Besarnya Zara tidak lepas dari pendirinya, yakni Ortega. Lantas siapa sebenarnya Ortega ini ?  Amancio Ortega Gaona adalah nama lengkap  yang diberikan orang tuanya.

Ayahnya adalah seorang pekerja kereta api sedangkan ibunya pembantu rumah tangga. Untuk membantu perekonomian keluarga, pada waktu 13 tahun ia menjadi pengantar pakaian yang diproduksi oleh orang kaya. Selain itu ia juga bekerja sebagai pedagang kain dan asisten penjahit.

Dari sinilah, Ortega belajar tentang pentingnya menghasilkan produk langsung ke konsumen tanpa melalui distributor dan strategi inilah yang diterapkannya hingga Zara menjadi besar.

Pada awal 1960-an Ortega menjadi manajer sebuah toko yang sulit dijangkau oleh kalangan menengah bawah, karenanya iapun memproduksi barang-barang sejenis dengan harga yang murah.

Pada tahun 1975 ia membuka toko pertama yakni Zarra yang nantinya ternyata tumbuh menjadi toko fashion yang sangat popular. Ia memiliki 59,29% dari kelompok Inditex yanf mencakup merk Zara, Massimo Dutti, Oysho, Zara Home, Kiddy’s class, Tempe, Stradivarius, dan lain-lain. Pada saat itu, ia telah memiliki lebih dari 14.000 karyawan.

Pada tahun 1998, perusahaan memulai ekspansi internasional melalui Porto, Portugal. Pada tahun 1989, mereka memasuki Amerika Serikat, pada tahun 1990 ke Perancis. Ekspansi internasional ini meningkat pada tahun 1990-an hingga keberadaannya lebih dari 73 negara.

Tahun 2009, Ortega dinobatkan sebagai Spain’s Richest Man in the World dengan kekayaan sebesar US$ 25 Billion. (au)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*