“Visi adalah kekuatan terbesar kita” Li Ka Shing

li ka shing

Loveusaha – “Visi adalah kekuatan terbesar kita. Ia selalu membangkitkan daya dan kesinambungan hidup. Ia membuat kita memandang masa depan dan memberi kerangka tentang apa yang belum kita ketahui.”

Begitulah yang sering diungkapkan Li Ka Shing, seorang konglomerat paling kaya di Hong Kong. Dalam versi Forbes, majalah bisnis bergengsi asal Amerika Serikat, pada tahun 2007, ia menduduki posisi ke-9 sebagai pengusaha terkaya dunia yang hartanya mencapai US$32 miliar.

Lantas, apa yang menjadi visi hidupnya hingga ia mampu mengubah nasibnya menjadi orang yang berlimpahan harta?

Bukan suatu keberuntungan semata jika Li dapat mengubah hidupnya yang miskin menjadi kaya. Sebab, Li sendiri adalah orang yang memiliki kemauan kuat, kedisiplinan yang tinggi, kesabaran, dan semangat juang yang membara.

Baca juga : https://www.loveusaha.com/jendela-usaha/kripik-usus-hajar-semangat-produksi-meskipun-terkendala-alat-produksi/

Karena itu, tidak heran jika usaha bunga plastik yang ia rintis bagi sebagian orang dianggap remeh dapat mengangkat namanya sebagai pengusaha berkelas Internasional.

Namun, tidak semudah itu ia dapat mengubah nasibnya. Banyak hal yang melatar belakangi kenapa kemauannya untuk bangkit begitu kuat. Untuk itu, tidak salah jika sebagian besar orang mengatakan bahwa semua itu Li lakukan karena sebuah keterpaksaan.

Li berasal dari sebuah keluarga miskin. Terjadinya perang di Cina mengharuskan ia pindah ke Hong Kong dan tinggal di rumah pamannya yang kaya raya. Namun, selama tinggal bersama pamannya, ia dipandang dengan sebelah mata.

Pada tahun 1972, perusahaannya tercatat dalam bursa Hong Kong Stock Exchange. Cheung Kong Group milik Li kini beroperasi di 55 negara dan mempekerjakan sekitar 260 ribu staf.

Karena terinspirasi masa lalunya yang pahit, Li mendirikan The Li Ka Shing Foundation, sebuah yayasan sosial yang bergerak dalam berbagai bidang, terutama pendidikan.

Untuk itulah, ia mendonasikan dana sebesar US$11,5 juta untuk pengembangan pendidikan tinggi di Universitas Manajemen Singapura.  (n5)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*