Stephen Hawking, Tokoh Disabilitas dan Ilmuan Fisika

Loveusaha – Saat mendengar nama Stephen Hawking, sebagian orang mungkin akan terasa asing. Namun, jika mengenal lebih dalam tentang sosoknya, kita akan dibuat kagum atas perjalanan hidup yang telah dilalui oleh Ilmuan ahli Fisika tersebut. Stephen Hawking adalah mahasiswa lulusan Universitas Oxford dengan bidang keilmuan Ilmu Fisika.

Saat berusia sekitar 21 tahun, Stephen Hawking mengalami reaksi aneh di tubuhnya. Semakin hari ia semakin kesulitan menggerakkan anggota tubuh. Setelah melalui pemeriksaan medis Stephen Hawking didiagnosa mengidap penyakit amyotrophic lateral sclerosis (ALS) yang berdampak pada melemahnya otot-otot tubuh.

Prediksi umur Stephen Hawking tidak kurang dari 2 tahun. Namun, siapa sangka ia akan hidup hingga puluhan tahun setelah terdiagnosa. Meski penyakit yang diderita Stephen Hawking semakin hari semakin buruk dan membuatnya lumpuh.

Namun, berkat alat bantu yang dikembangkan Universitas Cambrigde, Hawking yang kehilangan kemampuan bicara menjadi terbantu dan dapat berkomunikasi menggunakan gerakan otot pada pipi.

Baca juga : https://www.loveusaha.com/berita/ayam-cobloos-beragam-menu-dengan-sensasi-rasa-yang-berbeda/

Selama 50 tahun lebih Stephen Hawking hidup di atas kursi roda. Namun, semangatnya tidak pernah habis. Bahkan, pada tahun 1988 Stephen Hawking menerbitkan buku berjudul “A Brief History of Time”. Stephen Hawking dikenal sebagai Ilmuan dibidang Fisika. Ia mendalami teori kuantum dan asal usul kehidupan alam semesta.

Melalui buku tersebut, Hawking telah menyumbangkan ilmu pengetahun tentang Kosmologi dan bukunya terjual hingga jutaan kopi di seluruh dunia.

Meski memiliki keterbatasan untuk menggerakkan tubuhnya, Hawking dapat menjadi panutan bagi penyandang disabilitas yang lain bahwa keterbatasan bukan halangan untuk terus semangat menjalani kehidupan.

Stephen Hawking juga berpesan kepada penyandang disabilitas agar fokus pada hal-hal yang dapat dicapai. Hawking juga ingin penyandang disabilitas dapat berkontribusi dalam berbagai bidang seperti budaya pop. Dalam cerita serial kartun “The Simpsons” terdapat adegan tentang Stephen Hawking yang ditayangkan dalam bentuk kartun.

Selain buku A Brief History of Time dan menjadi salah satu pemeran dalam serial kartun The Simpsons, Stephen Hawking telah memberikan kita pandangan bahwa keterbatasan bukan sebuah halangan untuk terus memberikan manfaat bagi orang lain. (n2)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*